Negara Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Mulai dari hasil hutan, hasil laut, hasil pertanian sampai pada hasil gas dan mineral alam. Selain itu, Indonesia dikenal dengan negara dengan populasi jumlah penduduk yang sangat besar atau kurang lebih 250 juta penduduk.
Namun sangat disayangkan, walaupun Indonesia memiliki hasil kekayaan alam yang berlimpah namun tidak diikuti dengan sumber daya manusia yang mumpuni. Hal inilah yang dimanfaatkan pihak asing untuk masuk dan menguasai sektor-sektor penting seperti industri pertambangan dan perkebunan. Hal ini ditunjang dengan pola hidup rata-rata orang Indonesia yang malas karena faktor kekayaan alam tadi.
Permasalahan yang muncul adalah, kita hanya menjadi penonoton di negeri sendiri. Kemudian 90 persen orang Indonesia hidup dibawah garis kemiskinan. Jadi, walaupun kita tinggal di negeri yang kaya, tapi kita tidak ubah seperti anak ayam yang kelaparan dalam lumbung beras.
Belum lagi tahun depan kita akan segera memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dimana persaingan dunia bisnis dan kesempatan kerja menjadi semakin kecil. Sebagai gambaran, rata-rata keluarga Indonesia hidup dengan mengandalkan pekerjaan sebagai karyawan dan pegawai. Sehingga hidup keluarga tersebut bertumpu pada penghasilan kepala keluarga sebagai mesin utama penghasil uang. Dengan kondisi demikian maka, ada hal-hal yang diluar dugaan sering terjadi. Seperti contoh, Bapak atau Ibu sebagai kepala keluarga atau sebagai sumber penghasil utama harus menghidupi keluarganya sehari-hari. Mulai dari biaya makan, jajan anak, biaya listrik, tabungan, biaya tak terduga dan lain-lain. Namun apakah sudah dipikirkan jika hal yang tidak terduga menimpa. Seperti mengalami sakit kritis ataupun meninggal dunia. Apakah Ayah atau Ibu sudah mempersiapkan sesuatu untuk keluarganya..?
95 persen orang Indonesia hidup dalam kemiskinan karena tidak memiliki perencanaan hidup jangka panjang. Sehingga jika hal diatas terjadi, kebanyakan dari isteri dan anak-anak yang mereka tinggalkan menjadi terlantar. Sudahkah anda pikirkan jika hal tersebut terjadi kepada anda...?
Karena belum ada satu orangpun yang mempu memprediksi kapan dirinya mengalami kecelakaan, sakit atau bahkan meninggal. Padahal 2 hal tersebut (Sakit dan Meninggal) merupakan 2 hal yang pasti. Pertanyaannya adalah, Sudahkah Anda menyiapkan masa depan Anda dan orang-orang yang Anda cintai....? Jika belum, saatnya anda memulainya. Jangan tunda sampai besok atau nanti. Karena apakah ada kepastian bahwa anda masih sehat sampai besok, walaupun kita selalu berdoa semoga dalam keadaaan sehat selalu. Sedia payung sebelum hujan, jauh lebih baik dibandingkan jika sudah hujan baru kita mencari payung.
Apakah perencanaan jangka panjang yang saya tawarkan...? Asuransi jawabannya. Kenapa...? Karena hanya dengan ber-asuransi maka kita bisa menyiapkan masa depan yang lebih baik. Saya ingin mengemukakan contoh negara Singapura. Di awal terbentuknya, Singapura adalah negara dengan keterbatasan. Terbatas sumber daya alam, terbatas sumber daya manusia, infra struktur dan seterusnya. Tapi mari kita lihat Singapura saat ini. Negeri yang bahkan pasir dan airnya pun beli dari negara tetangga, menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi dan bisnis yang luar biasa. Menyamai bahkan mengalahkan negara ASEAN lainnya, bahkan negara di dunia.
Hal itu bisa terwujud dan dapat diwujudkan bukan dalam sekejap atau waktu yang singkat. Namun kerja keras pendiri Singapura yang berhasil menanamkan nilai-nilai yang baik dan berkelanjutan. Salah satu peraturan yang dibuat pemerintah Singapura di awal pemerintahannya adalah, "Mewajibkan setiap warga yang sudah memiliki penghasilan untuk menabung dan memiliki asuransi". Mari kita lihat hasilnya saat ini. Singapura menjadi raksasa industri dan ekonomi dunia. Kita bahkan tidak akan menjumpai seorang pengemis di jalan raya Singapura. Dan itu karena keberhasilan pemerintahnya dalam menerapkan aturan kepada setiap warganya.
Saat ini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk dengan fitur yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun saya melalui tulisan ini, ingin merekomendasikan salah satu perusahaan asuransi modern dengan pengalaman yang sudah tidak diragukan dalam dunia asuransi jiwa dan investasi, kurang lebih 165 tahun fokus dibidangnya. Adalah Prudential, salah satu perusahaan asuransi jiwa yang berkantor pusat di London dan memiliki cabang dihampir seluruh dunia termasuk Indonesia.
Prudential mempunyai satu produk yang akan membantu meminimalisasi kerugian keuangan nasabah akibat Sakit kritis, kecelakaan berat, celaka ringan, rumah sakit dengan pelayanan lengkap, stop premi atau stop melakukan pembayaran premi akibat sakit kritis, tabungan sampai dengan uang kematian atau biasa disebut UP DASAR.
Jadi sudahkah anda menyiapkan masa depan anda..? Sudahkan anda memiliki asuransi buat anda dan orang-orang yang anda sayangi...?
Jika anda membutuhkan informasi dan penjelasan tentang asuransi Prudential atau ingin ber-asuransi dan ingin mengetahui cara membuka polis asuransi baru untuk anda dan orang-orang yang anda sayangi, dengan senang hati saya akan membantu dengan menghubungi saya di 0812-430-65000.
Sayangi diri anda dan orang-orang yang anda sayangi dengan perencanaan keuangan yang jelas dan akurat dengan Asuransi jiwa dari Prudential